oleh

Ustadz Rahman Tamrin ,S.Ag : ” Da’i & Da’iyyah Mari kita Bantu Pemerintah Agar Kluar dari Masa Tha’un -19

-artikel-19 views

Nuraniindoneisa.com : – Hari Raya Idul Adha 1442 H akan jatuh pada tanggal 20 Juli 2021. Perayaan Idul Adha sudah semakin dekat dan kembali berlangsung saat pandemi Covid-19 di Indonesia belum mereda. Kata Ustadz H.Rahman Tamrin.S.Ag ( Ketua Forum Da’i  Da’iyyah Provinsi Bengkulu )

Beliau mengatakan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan surat edaran terbaru terkait perayaannya.imbuhnya

Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021 tentang penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Salat Idul Adha 1442 H dan pelaksanaan kurban di masa pandemi Covid-19 telah diterbikan oleh Kemenag pada pekan ini. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan penerbitan surat edaran (SE) tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat karena perayaan Idul Adha berlangsung pada masa pandemi. Tambahnya

Menurut  beliau diharapkan menjadi panduan untuk pencegahan, pengendalian, dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Bengkulu  “Untuk memberikan rasa aman kepada umat Islam di tengah pandemi Covid-19 yang belum terkendali dan munculnya varian baru, perlu dilakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat dalam penyelenggaraan Sholat Idul Adha dan pelaksanaan qurban 1442 H,” (03/07/2021), Kata Rahman Tamrin ( sering di panggil PAK RT )

Beliau mengatakan bahwa Imbauan MUI selaras dengan isi SE Menag Nomor 15 Tahun 2021. Salah satu poin di dalam Surat Edaran Menteri Agama terbaru itu memerintahkan peniadaan sholat Idul Adha berjamaah di area zona merah dan oranye.

Ketua Forum Da’i & Da’iyyah Provinsi Bengkulu, menghimbau lewat  Media  kepada seluruh Da’i dan Da’iyyah Se-Provinsi Bengkulu   untuk memberikan Informasi yang jelas  sebab kita sebagai corong Pemerintah  sudah barang tentu sangat perlu memperhatikan protokol kesehatan apalagi pada saat penyembelihan hewan kurban, pengemasan, dan pembagian daging kurban. Tambah beliau

Selain itu, beliau menyampaikan pada waktu berinteraksi antar petugas penyembelihan hewan kurban dan pemakaian alat untuk hal itu juga penting menganut protokol kesehatan. ”

Juga beliau sudah mempersiapkan Teks Khutbah agar kita selaras satu visi dan missi dalam membantu Pemerintah untuk menangkal penularan Tha’un  ini, Mohon dalam perayaan Idul Adha, baik untuk pelaksanaan sholat Idul Adha maupun pemotongan hewan kurban, ada koordinasi dengan pihak Satgas [Covid-19] di Wilayah kita Tinggal

Koordinasi sangat penting untuk pengawasan agar pelaksanaan bisa aman [dari risiko penularan Covid-19],” Pungkas Pak RT ( Rahman Tamrin )

Wr. Brams

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.