September 26, 2022
oleh

KERMASTA Bukan Kerukunan atau Organisasi Politik

-artikel-31 views

Nuraniindonesia.com:- Sekertaris Umum Kerukunan Masyarakat Talo ( KERMASTA ) H.Rahman Tamrin.S.Ag  menyatakan  KERMASTA tidak ada Unsur politik,  ( 22 Agustus 2021 )

 

Dalam sambutannya disalah satu Acara KERMASTA dia mengatakan apabila ada Warga mengatakan  bahwa KERMASTA  dibentuk ada kaitan   politik, maka pernyataan tersebut keliru dan itu jauh dari kebenaran.Kata Ustadz Rahman Tamrin. Atau PAK RT

“Saya mengatakan atau menghimbau kepada Warga Masyarakat Talo yang terdiri 4 Kecamatan yang berada di Kota Bengkulu dan juga yang berada di 9 Kabupaten 1 Kota yang tersebar di Provinsi Bengkulu ini bahwa secara tegas agar keragu-raguan yang ada dapat kita sirnakan,” katanya.

 

Dia menjelaskan, orang-orang yang masuk ke dalam KERMASTA  Baik Pengurus maupun anggota  merupakan ORANG-ORANG Asalnya dari Talo Kabupaten yang tersebar di Provinsi Bengkulu adalah  yang ikhlas dan semata-mata hanya ingin mendapatkan rahmat dari Tuhan , untuk Merangkul MOTTO ” KERMASTA SEIJOAN “.Kata Rahman Tamrin ( Cucu Pasirah Syamsuddin Raja Setia )

 

“Orang-orang yang ikhlas  di KERMASTA  adalah orang – orang yang ingin mendapatkan karunia, pahala dan ganjaran dari Tuhan sebagai bekal mereka yang akan mati, sebab  kita TERPOKUS ke Agamaan , Sosial budaya , Ekonomi Kreatif, seni  Dan Kepemudaan dan Perempuan , dan kita melestarikan adat istiadat TALO ” jelasnya.

 

Menjadi  Sekretaris Umum juga saya sangat bersyukur ini adalah Bentuk kepercayaan dan Amanah warga Masyarakat Talo yang saya Emban  untuk melakukan menyiarkan agama Islam dan mengajak Berusaha Keratif  untuk menunjang Tambahan penghasilan didalam   Rumah Tangga salah satu Tenun ADAT Kampai Insya Allah akan kita  lestarikan di-Indonesia bahkan ke luar negeri sekalipun ( Kancah internasional ) kata Beliau

Menurut dia, ikhlas sangat mudah diucapkan, namun sulit dikerjakan, sementara niatnya hanya satu yaitu mencari pahala untuk menjalin Agar tercapai KERMASTA SEIJOAN ” tambahnya

 

“Saya berharap kepada Seluruh Pengurus dan KERMASTA agar paham dan mengerti Insya Allah , dan saya berharap kepada Masyarakat Talo mari kita bersatu walau kita seperti Pepatah Sejauah jauah Bangau terbang  Dio Masia kak Baliak Ke kubangan maksudnya adalah KERMASTA adalah wadah untuk menyatukannya.  ,” ujarnya.

Beliau mengharapkan apabila ada Warga Talo mendapatkan musibah atau Suka dan Duka Insya ALLAH KERMASTA tampil sebagai bentuk kepedulian sesuai dengan arahan KETUM HUKUMNYA Wajib di Kunjungi ( untuk sementara yang berada dalam Kota ) Pungkasnya
Wr.Brams

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.