oleh

Ustadz ( Pak RT ) Angkat Bicara Menyikapi SE Menteri Agama

-artikel-66 views

Nuraniindonesia.com :  – Ustadz  Rahman Tamrin ( PAK RT )  Ketua  Forum Da’i & Daiyah  Provinsi Bengkulu angkat Bicara bahwa Tugas Para Da’i & Daiyah untuk memberikan Pemahaman  tentang  aturan yang tertuang dalam SE Menag 05 tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala. Jum’at ( 25 Februari 2022 )

Secara “Prinsipnya  FORUM  Sangat setuju dengan adanya pengaturan tersebut,” kata ( Pak RT )  juga Dipercaya sebagai sekretaris Bidang Pendidikan dan keagamaan IKA  SEMAKU

Namun, Sekretaris Umum KERMASTA itu berharap implementasi terhadap SE Menag 05 Tahun 2022 bisa fleksibel dan tidak disamakan di semua daerah khusus di Provinsi Bengkulu ini.

Saatnya juga Para Pengurus MASJID untuk berbena bahwa menggunakan pengeras suara tidak sembarangan   terkadang ada yang tidak memakai Aturan Kapanpun menghidupkan pengeras Suara  juga menghidupkan Lagu lagu tidak bernafas kan ISLAM..Maaf juga kadang kadang Membaca Al-quran  Maghraj huruf dan Tajwidnya tidak benar  ini membuat Mungkin sakit Kepala mendengarnya.kata Pak RT

“Intinya menggunakan Pengeras suara jangan sembarangan dan juga Jangan terlalu kaku dan juga jangan disamakan untuk semua daerah,” kata PAK RT  menjabat SEKUM KERMASTA

Menurutnya  implementasi terhadap SE Menag 05 Tahun 2022 sebaiknya  di sambut oleh para Pengurus Masjid dengan melakukan SE tersebut dengan baik dan benar   Suara Orang Azzan yang Bagus bukan asal asal atau suara Pas Pasan  Imam yang tidak Fasih  kadang kadang Al-fatihah Salah Huruf ( salah Tajwid ) belum  tepat  padahal HUKUNYA SHOLAT BATAL apabila Tidak Benar bacaan Al-fatihah. Pungkas   Ustadz Rahman Tamrin ( Tamatan UMB Fakultas Ushuluddin )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.