oleh

Adanya Indikasi Corforasi Tersistematis Hilangkan ASET PEMKOT ini Kata Pak RT

-artikel-14 views

Nuraniindonesia.com: – Ketua Umum LSM NURANI PROVINSI BENGKULU Rahman Tamrin ( Pak RT )  mengatakan bahwa Aset PEMDA KOTA di Kelurahan Bentiring 62.9 Ha Bukan 8.6 Ha yang di bayar oleh PT.TIGA PUTRA MANDIRI BENGKULU, mengapa selama ini hanya 8,6 Ha yang di persoalkan ..?? mana perusahaan PT.BENGKULU ESTATE mana PT.AHSANI KARYA mana PT.BUMI SARINDO Mana PT.PERUM  PERMAI mana PT. LINESKA dan lain – lain Semua Mereka didalam ASET PEMKOT Selasa ( 24 Januari 2023 )

Pada tahun 1994 – 1995 Dana Pemerintah Keluar dengan membebaskan Lahan seluas 62.9 Ha ini Adalah Uang Negara .katanya

Semua orang Tahu bahwa Tanah Negara DIBENTIRING 62,9 Ha sementara bagian pemerintahan menyerahkan kepada Sekda lalu sekda menyerahkan kebagian Umum untuk di arsipkan ( SKT dan SPPT ) yang dicatat Ke ASET pada SIMDA adalah SERTIFIKAT. tambahnya

Berarti 62.9 Ha adalah Punya Pemkot

Maka Tim 9 ( Sembilan) mengapa tidak mempertanggung jawabkan Uang negara..?? Maka TIM Sembilan layak Jadi tersangka dan di Tahan mengapa tidak ditetapkan Tersangka  kata Pak RT

Sekda Kota Mengeluarkan surat Nomor : 845/72.a /DPUK/2016 yang memberikan Perintah DINAS Tata Kota dan Perumahan,kepala lingkungan hidup Kepala BPN  dengan perintah SEGERA MENYELESAIKAN ADMINISTRASI RUMAH 1000 Rumah Bersubsidi di Kota Bengkulu.katanya Mengapa SEKDA tidak ditetapkan tersangka AWALNYA Dari sini .kata Pak RT

Adanya SK WALIKOTA Seluas 62.9 Ha No.43.tanggal 14 April 1994  kan sudah jelas bahwa tanah tersebut TANAH PEMDA KOTA BENGKULU.

ini adanya CORFORASI Kerjasama tersistematis  Menghilangkan Aset PEMDA KOTA BENGKULU

Kepala BPKAD Drs .Zuliati mengeluarkan Surat Bahwa PEMKOT tidak mempunyai Aset di Wilayah terindikasi adanya Kemufakatan Jahat  agar melancarkan kerja Firman dan Arsi Asnawi Amri,Taher Rowi Dewi Astuti,ada juga yang namanya Mulyadi Siregar,SEMUA DIBELI DEWI ASTUTI , yang dahulunya Petinggi PT.TIGA PUTRA MANDIRI BENGKULU yang direkturnya adalah Suami Adeknya SEKDA KOTA BENGKULU.lalu di ambil alih Oleh Tamam sebagai direktur PT TIGA PUTRA MANDIRI BENGKULU

Semuanya adalah diduga SEKENARIO JAHAT ( CORFORASI)  Antara Pihak Pemda Kota Bengkulu dengan Pengembang .kata M.Diamin. KETUA UMUM MPN OMBB

Mengapa 62,9 Ha  tidak di pertanyakan .Pungkas Pak RT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.